Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana bersama Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Berlin, Roniyus Marjunus saat mengunjungi Rumah Budaya Indonesia di Berlin. (Sumber: Kemenpar)
Jerman, Info Publikasi - Dalam rangkaian kunjungan kerja resminya ke Jerman, Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, bersama Deputy Chief Mission (DCM) Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Jerman, Fajar Wirawan Harijo, mengunjungi Rumah Budaya Indonesia (RBI) / Haus der Indonesischen Kulturen pada, 4 Maret 2026.
Rumah Budaya Indonesia (RBI) merupakan pusat budaya dan ruang publik yang inklusif dan terbuka, didedikasikan untuk mempromosikan seni, bahasa, dan tradisi Indonesia kepada masyarakat Jerman serta komunitas internasional. RBI berperan sebagai titik temu interaksi budaya, baik bagi diaspora Indonesia maupun masyarakat Jerman yang memiliki ketertarikan terhadap budaya Indonesia.
Menteri Pariwisata pada kesempatan itu mengunjungi ruang belajar bahasa Indonesia, perpustakaan, ruang angklung, dan menikmati sajian langsung dari warga berbagai negara yang belajar gamelan Bali dan gamelan Jawa. Menpar juga berbincang dengan warga Jerman yang belajar Bahasa Indonesia dan peserta kursus seni budaya yang ada di RBI, termasuk dua pemuda kembar Jerman Bennet dan Gerret yang berkeliling Indonesia belajar Bahasa Indonesia, sekaligus menjadi kreator konten yang cukup dikenal oleh publik Indonesia dan jerman @raksasajerman.
Dikelola oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Berlin, RBI pertama kali diluncurkan pada tahun 2012 dan kemudian direlokasi serta dibuka kembali di lokasi saat ini yaitu kawasan Tiergarten, Berlin pada tahun 2017. Sejak itu, RBI berfungsi sebagai instrumen strategis diplomasi budaya Indonesia dengan membangun dan memperkuat hubungan antar masyarakat (people-to-people contact) antara Indonesia dan Jerman melalui berbagai program seni, budaya, dan pendidikan.
Kunjungan Menteri Pariwisata ke RBI merupakan bagian dari upaya memperkuat promosi pariwisata Indonesia melalui pendekatan budaya yang sejalan dengan branding Wonderful Indonesia dan kampanye Go Beyond Ordinary. Melalui diplomasi budaya, Indonesia menghadirkan pengalaman pariwisata yang melampaui ekspektasi, tidak hanya menampilkan keindahan alam, tetapi juga kedalaman nilai budaya, kreativitas, dan kearifan lokal.
Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, menyatakan ia mengapresiasi peran RBI dan peserta, utamanya warga Jerman yang mempelajari bahasa dan budaya Indonesia.
“Budaya merupakan pintu masuk utama dalam membangun daya tarik pariwisata Indonesia. Melalui Rumah Budaya Indonesia, kami mengajak dunia untuk mengenal Indonesia secara lebih mendalam. di mana pariwisata Indonesia menawarkan pengalaman autentik yang berakar pada budaya, tradisi, dan interaksi antar masyarakat,” ujar Menteri Pariwisata.
Sementara itu, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Berlin, Roniyus Marjunus mengatakan RBI memiliki peran strategis dalam mendukung promosi Pariwisata di Jerman.
“Rumah Budaya Indonesia menjadi etalase budaya sekaligus sarana efektif untuk memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi pariwisata unggulan. Melalui diplomasi budaya seperti ini, kami mendorong ketertarikan masyarakat Jerman untuk mengenal dan mengunjungi Indonesia secara lebih berkelanjutan,” ungkap Roniyus.
Sebelum ke RBI, Menteri Widiyanti berkunjung ke Restoran Dapoer untuk menikmati sajian berbuka puasa. Restoran milik diaspora Indonesia Emma Tjandradinata ini menghadirkan Chef dari Indonesia, menambah banyak jumlah restoran Indonesia yang ada Berlin. Dengan cita rasa masakan Indonesia yang otentik, Resto Dapoer kini tak hanya mengobati kerinduan diaspora di Jerman dengan aneka hidangan nusantara, tapi juga ini sudah dikenal luas oleh warga jerman.
“Bayangkan orang Jerman kini suka makan nasi tumpeng, tak sekadar nasi goreng atau sate lagi” ujar Emma.
Kunjungan Menteri Pariwisata ini mencerminkan sinergi antara diplomasi budaya dan diplomasi pariwisata sebagai bagian dari strategi promosi Indonesia di pasar internasional, sekaligus memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama antara Indonesia dan Jerman.***
