Notification

×

Iklan

Iklan

Jajaki Kerja Sama dengan Perpusnas, BPOM Ingin Optimalkan Pemanfaatan Perpustakaan di UPT

Rabu, 22 Juli 2026 | Juli 22, 2026 WIB Last Updated 2026-07-22T20:43:45Z
Jajaki Kerja Sama dengan Perpusnas, BPOM Ingin Optimalkan Pemanfaatan Perpustakaan di UPT. (Sumber: Perpusnas)

Jakarta, Info Publikasi - Tantangan meningkatnya kebutuhan terhadap informasi yang kredibel dan mudah diakses tengah dihadapi masyarakat. Untuk itu, masyarakat perlu dibekali dengan literasi. Kolaborasi antarinstansi menjadi langkah strategis untuk menumbuhkan dan memperkuat budaya literasi tersebut. 

Berangkat dari semangat tersebut, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menerima audiensi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI di Jakarta, Senin (20/7/2026).

Pertemuan tersebut guna menjajaki peluang kerja sama dalam mendukung penguatan literasi melalui pemanfaatan jejaring, sumber daya, dan program yang dimiliki kedua lembaga.

Kepada Kepala Perpusnas, Staf Khusus BPOM, Wahyudi Muchsin, menyampaikan harapannya untuk membangun kerja sama. Kolaborasi di dalamnya mencakup optimalisasi pemanfaatan perpustakaan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM, pengembangan jejaring dengan perguruan tinggi dan pelaku usaha, serta peluang kolaborasi lainnya.

Wahyudi mengatakan, BPOM memandang Perpusnas sebagai mitra strategis dalam membangun budaya literasi. Ia berharap komunikasi yang telah terjalin dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Kami ingin menjajaki kerja sama antara BPOM dan Perpustakaan Nasional sebagai bentuk kolaborasi antarlembaga pemerintah. Kami melihat banyak potensi yang dapat disinergikan, baik melalui jejaring yang dimiliki BPOM maupun berbagai program yang dijalankan Perpusnas," ungkapnya.

Kepala Perpusnas, E. Aminudin Aziz, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, kerja sama antarlembaga perlu dibangun berdasarkan kesamaan tujuan dan saling melengkapi peran masing-masing.

"Pada prinsipnya kami menyambut baik peluang kerja sama ini. Kita bisa mendiskusikan lebih lanjut bentuk kolaborasi yang dapat saling menguatkan sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Perpustakaan Nasional terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas dampak penguatan literasi kepada masyarakat," ujarnya.

Aminudin juga memaparkan sejumlah program penguatan literasi yang tengah dijalankan Perpusnas, di antaranya melalui Relawan Literasi Masyarakat (RELIMA), KKN Tematik Literasi, serta penyediaan bahan bacaan di berbagai ruang layanan publik. Menurutnya, berbagai program tersebut memiliki peluang untuk dikembangkan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra. 

Audiensi ditutup dengan komitmen kedua belah pihak untuk melanjutkan komunikasi dan pembahasan teknis. Keduanya akan mengidentifikasi peluang kerja sama yang dapat dikembangkan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing lembaga.***
×
Berita Terbaru Update