Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke- 118 di Lapas Kelas IIA Cibinong Berlangsung Khidmat. (Sumber: Istimewa/Lapas Kelas IIA Cibinong)
Cibinong, Info Publikasi - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU), Deni Tarmedi, selaku Inspektur Upacara.
Upacara yang mengusung tema "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara" di era modern ini diikuti oleh seluruh jajaran pejabat struktural, staf pegawai, serta perwakilan warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Cibinong.
Dalam amanatnya, Deni Tarmedi membacakan sambutan tertulis dari Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid yang menekankan pentingnya memaknai Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan sebagai momentum untuk merefleksikan kembali semangat perjuangan para pemuda di tahun 1908.
“Semangat 1908 adalah tonggak di mana perlawanan fisik mulai bertransformasi menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik demi kedaulatan bangsa yang bermartabat,” kutip Deni Tarmedi saat membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.
Meneladani Perjuangan, Menatap Masa Depan
Di waktu yang bersamaan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto turut memotivasi warga binaan pemasyarakatan (WBP) melalui semangat nasionalisme. Dia menekankan pentingnya memelihara semangat nasionalisme, persatuan, dan kesatuan bangsa di tengah tantangan modernisasi.
Momentum Harkitnas ke-118 ini diharapkan dapat menjadi pemicu bagi seluruh jajaran maupun warga binaan untuk terus melakukan perubahan positif dan berkontribusi nyata bagi kemajuan negeri.
"Mari kita bersama bertransformasi diri untuk menjadi lebih baik dan meningkatkan integritas, profesionalisme, dan kualitas pelayanan publik demi mendukung kemajuan instansi," ucap Wisnu Hani Putranto.
Kalapas yang belum lama ini diganjar prestasi gemilang dan meraih penghargaan dari Polri itu juga mengajak, agar peringatan Harkitnas dapat dijadikan sebagai refleksi perjuangan mengenang kembali esensi perjuangan Boedi Oetomo sebagai tonggak awal bangkitnya kesadaran nasional atas persatuan dan kesatuan bangsa.
"Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan pengingat bagi kita semua untuk bangkit bersama, memperkuat solidaritas, dan terus memberikan kinerja terbaik demi bangsa dan negara," tegas Wisnu Hani Putranto. ***
