Notification

×

Iklan

Iklan

Dirkamsel Korlantas Polri Tekankan Kedisiplinan Personel

Senin, 06 April 2026 | April 06, 2026 WIB Last Updated 2026-04-06T16:31:01Z
Dirkamsel Korlantas Polri Tekankan Kedisiplinan Personel. (Sumber: Div Humas Polri)

Jakarta, Info Publikasi - Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri Brigjen Pol. Prianto memberikan arahan mengenai pentingnya integritas dalam pelaporan kinerja dan pemeliharaan aset negara.

Arahannya tersebut disampaikan dalam apel pagi yang berlangsung di Lapangan National Traffic Management Centre (NTMC) Korlantas Polri, Senin (06/04/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Pol. Prianto menyoroti adanya ketidaksinkronan data kehadiran personel yang seringkali hanya dianggap sebagai pemenuhan kewajiban administratif semata.

Brigjen Pol. Prianto menegaskan bahwa dirinya secara langsung melakukan pengecekan jumlah kehadiran personel saat apel, karena menilai laporan yang disampaikan selama ini cenderung bersifat formalitas.

“Saya sengaja mengecek jumlah (personel) karena yakin selama ini laporan itu hanya formalitas. Dicek saja (jumlah personel) masih beda-beda, ada selisih 18 sampai 20 orang. Itulah kondisi kita yang harus diperbaiki,” kata Dirkamsel Korlantas Polri Brigjen Pol. Prianto.

Meskipun menekankan kedisiplinan, Dirkamsel menunjukkan sisi humanis dengan menyatakan bahwa setiap personel diperbolehkan tidak mengikuti apel, apabila memiliki alasan tertentu yang mendesak disertai keterangan jujur serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Tidak harus apel wajib jika memang berhalangan, yang penting ada keterangannya dan jangan dibuat-buat,” lanjutnya.

Kejujuran dalam pelaporan ini dianggap krusial agar pimpinan dapat memetakan kekuatan personel secara riil di lapangan.

Selain masalah sumber daya manusia, manajemen inventaris khususnya pada unit Patroli Jalan Raya (PJR) juga menjadi sasaran evaluasi.

Dirkamsel meminta kepastian mengenai jumlah dan keberadaan unit kendaraan operasional agar kesiapsiagaan dalam melayani masyarakat tidak terhambat oleh masalah administratif.

Fasilitas pendukung di NTMC pun tak luput dari pemeriksaan, di mana beliau mempertanyakan kondisi videotron yang tidak berfungsi optimal.

Dirkamsel pun menginstruksikan bagian terkait untuk segera melakukan pengecekan, karena fasilitas tersebut merupakan barang baru yang seharusnya menunjang operasional harian.

Pascarampungnya pengamanan besar dalam Operasi Ketupat 2026, Dirkamsel menginstruksikan seluruh jajaran untuk segera kembali fokus pada agenda rutin yang sempat tertunda.

Hal ini mencakup percepatan pengadaan barang dan jasa serta penyelesaian temuan dari pengawasan dan pemeriksaan (Wasrik).

Brigjen Pol. Prianto mengingatkan setiap kegiatan, sekecil apa pun, tetap memerlukan perhatian dan kewaspadaan. Ia menegaskan, jangan sampai sikap acuh tak acuh membuat hal yang tampak sepele justru berpotensi menjadi masalah besar di kemudian hari.

“Kegiatan kita (Korlantas Polri) sebetulnya banyak, jangan sampai kita acuh tak acuh. Kelihatannya sepele memang, tapi manakala terjadi sesuatu itu akan menjadi masalah yang besar,” tutur Dirkamsel.

Tak hanya itu, Brigjen Pol. Prianto juga mengajak seluruh anggota untuk lebih teliti dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas demi menjaga muruah institusi.***
×
Berita Terbaru Update