Pemkab Bogor Resmikan Renovasi SDN 01 Cileuksa, Tegaskan Pendidikan sebagai Investasi SDM. (Sumber: Istimewa)
Bogor, Info Publikasi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor meresmikan hasil renovasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Kamis (13/8) sebagai bagian dari upaya memperkuat sarana dan prasarana pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Peresmian tersebut dihadiri Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor, pemerintah desa, pihak sekolah, serta Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) yang turut berkontribusi dalam renovasi fasilitas pendidikan tersebut.
Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade menyampaikan apresiasi kepada GNI atas kontribusi dan kepeduliannya terhadap kemajuan pendidikan di Desa Cileuksa. Menurutnya, pembangunan maupun renovasi sekolah tidak semata-mata dapat dilihat dari nilai investasinya, tetapi harus dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.
"Investasi yang paling tepat dan luar biasa adalah investasi sumber daya manusia. Jadi, ketika bangunan sekolah direnovasi, jangan hanya melihat nilainya, tetapi lihat perjuangan di baliknya," ujar Jaro Ade.
Ia mengatakan, kontribusi Yayasan GNI terhadap pendidikan di Cileuksa bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, GNI juga telah berkontribusi dalam pembangunan fasilitas pendidikan di kawasan Gunung Halimun, termasuk di Kampung Cijairin dan Kampung Ciear.
Menurutnya, dukungan tersebut memiliki arti penting karena turut membuka akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah yang sebelumnya menghadapi keterbatasan fasilitas sekolah.
"Yang kita lihat sekarang memang renovasi SDN 01. Tetapi ada perjuangan yang tidak boleh dilupakan. Ada sejarah yang dibuat bersama oleh desa dan GNI, sehingga anak-anak di wilayah tersebut akhirnya dapat bersekolah," katanya.
Jaro Ade menegaskan, pendidikan menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Bogor. Ia berharap tidak ada anak di Kabupaten Bogor yang putus sekolah maupun tidak mendapatkan akses pendidikan.
Jaro Ade juga mendorong pemerintah desa dan masyarakat untuk memanfaatkan berbagai program pendidikan yang disediakan pemerintah, termasuk Sekolah Rakyat bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Ia berharap keberadaan program tersebut dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan yang layak hingga jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Selain dukungan pemerintah, ia menilai kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga sosial dan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR, sangat penting dalam mempercepat pembangunan pendidikan.
"Terima kasih kepada GNI yang selalu bersama-sama dengan Desa Cileuksa. Kita terus berkolaborasi, insyaallah," ungkapnya.
Ia berharap peresmian renovasi SDN 01 Cileuksa menjadi momentum untuk terus memperkuat kolaborasi seluruh pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga semakin banyak anak di Kabupaten Bogor memperoleh kesempatan untuk belajar dalam lingkungan yang aman, layak, dan mendukung tumbuh kembang mereka.***
