Anggota Komisi V DPR RI Mori Hanafi saat kunjungan kerja Komisi V DPR RI di Cimahi, Jawa Barat. (Sumber: DPR RI)
Cimahi, Info Publikasi - Komisi V DPR RI optimistis proyek pembangunan flyover perlintasan sebidang di Kota Cimahi rampung pada Desember 2026. Kepastian ini diperoleh setelah proses kelanjutan pembangunan mulai berjalan kembali pada Juli ini.
Saat ini, progres fisik infrastruktur pengurai kemacetan tersebut dilaporkan telah melewati angka 70 persen. Anggota Komisi V DPR RI Mori Hanafi, menyatakan, sisa pengerjaan proyek yang tinggal 24-25 persen itu diyakini dapat diselesaikan tepat waktu hingga akhir tahun. Keberadaan flyover ini dinilai sangat mendesak, karena tingginya frekuensi perjalanan kereta api di wilayah tersebut yang mencapai jeda per 9 menit, berbanding lurus dengan ribuan volume kendaraan bermotor setiap jamnya.
"Jadi, insyallah perlintasan sebidang flyover yang ada di Cimahi tadi, kami yakin bulan Desember bisa selesai. Solusi terkait dengan flyover itu sangat membantu meningkatkan keamanan dan kenyamanan, karena pasti tingkat kemacetan akan berkurang," ujar Mori usai meninjau lokasi, Jumat (3/7/2026).
Mori menegaskan, Komisi V DPR berkomitmen penuh mendorong pembangunan perlintasan sebidang sejenis di berbagai wilayah lain di Indonesia guna menghapus hambatan perjalanan kereta api sekaligus menjamin keselamatan warga sekitar. Meski anggaran total yang dibutuhkan secara nasional sangat besar mencapai Rp30 triliun, pihak legislatif memaklumi kondisi keterbatasan fiskal yang tengah dihadapi pemerintah saat ini.
"Buat kami di Komisi V, enggak apa-apa anggaran ini belum bisa terpenuhi dalam waktu yang dekat atau jangka menengah. Tapi, paling tidak ada progres setiap tahun ada dua atau tiga perlintasan sebidang yang bisa kita bangun, sehingga secara perlahan-lahan mudah-mudahan pada saatnya nanti tidak ada lagi perlintasan yang bersinggungan dengan kereta api di seluruh Indonesia," tutup politisi Partai Nasdem ini.***
