Notification

×

Iklan

Iklan

Komisi X DPR RI Minta Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Cabang Olahraga Berprestasi

Selasa, 14 Juli 2026 | Juli 14, 2026 WIB Last Updated 2026-07-14T18:15:10Z
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani Rapat Kerja dengan Menteri Pemuda dan Olahraga RI yang membahas Laporan Keuangan APBN Tahun Anggaran 2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Sumber: DPR RI)

Jakarta, Info Publikasi - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menegaskan alokasi anggaran pembinaan olahraga nasional perlu disusun berdasarkan capaian prestasi masing-masing cabang olahraga. Menurutnya, selain mendukung target Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030, pemerintah juga harus memberikan perhatian yang proporsional kepada cabang olahraga yang selama ini konsisten mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional.

Hal tersebut disampaikan usai Rapat Kerja Komisi X DPR RI dengan Menteri Pemuda dan Olahraga RI yang membahas Laporan Keuangan APBN Tahun Anggaran 2025 di Ruang Rapat Komisi X DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Lalu mengapresiasi komitmen Presiden dalam menargetkan Tim Nasional Sepak Bola Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030. Menurutnya, target tersebut harus diikuti langkah konkret melalui dukungan anggaran yang memadai dan percepatan implementasi kebijakan pengembangan sepak bola nasional.

"Sudah ada Perpres tentang percepatan sepak bola nasional. Di Perpres itu termasuk konsekuensi anggarannya. Kami sangat mengapresiasi Bapak Presiden yang menginginkan tim nasional kita masuk Piala Dunia 2030," ujarnya.

Legislator Fraksi PKB itu juga mendorong Menteri Pemuda dan Olahraga yang sekaligus menjabat Ketua Umum PSSI agar segera menindaklanjuti arahan Presiden dengan program pembinaan yang terukur sehingga target tersebut dapat tercapai.

"Tindak lanjuti segera, persiapkan tim nasional kita dengan baik. Setelah dipersiapkan dengan baik, maka kita punya keyakinan untuk bisa tembus Piala Dunia 2030," katanya.

Di sisi lain, Lalu mengingatkan agar perhatian pemerintah tidak hanya terfokus pada sepak bola. Ia menilai sejumlah cabang olahraga yang selama ini konsisten menyumbangkan prestasi di tingkat dunia juga harus memperoleh dukungan anggaran yang memadai.

Sebagai contoh, ia menyoroti cabang olahraga panjat tebing yang dinilai terus menunjukkan prestasi membanggakan di berbagai ajang internasional. Karena itu, menurutnya, alokasi anggaran bagi cabang olahraga berprestasi perlu terus diperkuat untuk menjaga kesinambungan pembinaan atlet.

"Kami melihat memang ada ego sektoral masing-masing. Oleh sebab itu, di setiap rapat kami selalu mengingatkan Menpora tidak boleh ada ego sektoral. Cabang olahraga yang mendulang prestasi tentu harus menjadi prioritas," tegasnya.

Menurut Lalu, peningkatan anggaran bagi cabang olahraga berprestasi tidak hanya bertujuan mengejar raihan medali, tetapi juga memastikan pembinaan atlet berlangsung secara berkelanjutan agar prestasi yang telah dicapai dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan.

"Seperti panjat tebing misalnya, itu juga harus menjadi prioritas. Maka anggarannya tentu harus ditambah agar minimal bisa mempertahankan prestasi yang sudah didapat," pungkas politisi Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Barat II tersebut.***
×
Berita Terbaru Update