KKP Edukasi Keluarga Peduli Laut, Bangun Kesadaran Menjaga Laut dari Rumah. (Sumber: KKP)
Jakarta, Info Publikasi - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri (BHKLN) berkolaborasi dengan Komunitas Keluarga Peduli Laut menyelenggarakan kegiatan edukasi literasi kelautan dan perikanan di Archivelago Indonesia Marine Library, Gedung Mina Bahari IV Lantai 2, Jakarta.
Mengusung tema “Keluarga Peduli Laut: Apa yang Kulakukan di Darat, Sampai ke Laut”, kegiatan yang dilaksanakan pada 1 Juli 2026 ini diikuti oleh 15 pasangan ibu dan anak. Kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi keluarga untuk mengenal lebih dekat ekosistem laut serta memahami keterkaitan aktivitas manusia di darat dengan kondisi laut.
Keluarga Peduli Laut merupakan komunitas sekaligus program edukasi berkelanjutan yang mengajak keluarga urban, khususnya ibu dan anak, untuk lebih mengenal isu-isu kelautan melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan ini, KKP mengajak para peserta menjelajahi berbagai informasi mengenai sektor kelautan dan perikanan melalui tur edukatif di Archivelago Indonesia Marine Library serta kunjungan ke Galeri Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT). Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh wawasan mengenai kekayaan laut Indonesia, sejarah maritim, hingga pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya laut.
KKP juga menyampaikan apresiasi kepada Komunitas Keluarga Peduli Laut atas kontribusinya dalam mendukung upaya pelestarian laut, khususnya penanganan sampah plastik di laut yang menjadi salah satu program prioritas KKP. Kolaborasi dengan komunitas dinilai penting karena menjaga laut membutuhkan peran serta berbagai pihak, termasuk keluarga dan masyarakat.
Melalui kegiatan edukasi literasi ini, KKP berharap keluarga dapat menjadi agen perubahan dalam membangun kepedulian terhadap laut. Kesadaran menjaga laut dapat dimulai dari langkah sederhana di rumah, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, mengelola sampah dengan baik, serta memahami bahwa setiap aktivitas di darat memiliki dampak terhadap keberlangsungan laut Indonesia.***
