Notification

×

Iklan

Iklan

Perpusnas Tegaskan Perpustakaan Hadir untuk Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | Mei 18, 2026 WIB Last Updated 2026-05-18T11:37:43Z
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya baca dan Kecakapan Literasi sebagai fondasi kemajuan bangsa dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke–46 Perpusnas. (Sumber: Perpusnas)

Jakarta, Info Publikasi - Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya baca dan kecakapan literasi masyarakat sebagai fondasi kemajuan bangsa. Komitmen tersebut disampaikan dalam peringatan HUT ke-46 Perpusnas yang mengusung tema “Merawat Pustaka, Memartabatkan Bangsa.”

Kepala Perpusnas, E. Aminudin Aziz menyampaikan bahwa selama 46 tahun Perpusnas hadir tidak hanya sebagai tempat penyimpanan buku dan warisan budaya bangsa, tetapi juga sebagai institusi yang terus berupaya memartabatkan bangsa melalui peningkatan literasi masyarakat.

“Perpusnas bukan hanya hadir sebagai tempat disimpannya buku, majalah, dan kenangan masa lalu bangsa ini. Lebih dari itu, Perpusnas hadir secara konsisten dan terus membuktikan komitmennya sebagaimana yang tertuang dalam visi kita, yaitu mewujudkan martabat bangsa,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa perpustakaan saat ini harus menjadi wahana berkembangnya kreativitas dan ruang pembelajaran yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kehadiran perpustakaan bukanlah beban bagi bangsa ini. Perpustakaan adalah fasilitas yang memberikan kemampuan kepada bangsa untuk bernalar tinggi dan meningkatkan kreativitas masyarakatnya,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan bahwa literasi merupakan kecakapan mendasar yang menentukan kemajuan suatu bangsa. Menurutnya, tidak ada bangsa yang dapat maju apabila tingkat literasinya masih rendah.

“Literasi adalah fondasi, kunci keberhasilan, kemartabatan, dan kemajuan suatu bangsa,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa kehadiran perpustakaan merupakan bagian penting dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945.

Pada peringatan HUT ke-46 ini, Perpusnas juga menyelenggarakan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat luas seperti Literacy Run, Webinar Nasional, peluncuran buku. Hal tersebut menunjukkan bahwa perpustakaan telah menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat.

Aminudin turut menyampaikan apresiasi kepada para pendiri bangsa, perintis, dan seluruh insan perpustakaan yang telah berkontribusi dalam perjalanan panjang Perpusnas selama 46 tahun.

“Tidak mungkin ada negara beradab tanpa perpustakaan. Negara yang memiliki peradaban pasti akan memuliakan perpustakaannya,” pungkasnya.

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-46, Perpusnas juga meluncurkan dua buku bunga rampai berjudul 46 Tahun: Menyemai Harapan, Membangun Literasi Indonesia dan 46 Tahun Perpusnas: Merawat Pustaka, Memartabatkan Bangsa. Peluncuran buku ditandai dengan penyerahan simbolis oleh Sekretaris Utama Perpusnas, Joko Santoso.

Acara puncak HUT ke-46 Perpusnas ini turut dihadiri oleh Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi, Suharyanto; Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Adin Bondar; Wakil Sekretaris Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta, Bambang Sutarno; Wakil Kepala Unit Donor Darah (UDD), Dokter Dian Wirnarti; Dokter Pelaksana UPD PMI Kota Jakarta Pusat, Dokter Nurmawati; serta Regional CEO BRI Region 6/Jakarta 1, Hendra Winata.***
×
Berita Terbaru Update