Notification

×

Iklan

Iklan

Madrasah Unggulan Segera Hadir di Sumedang, MAN IC Target Rampung Akhir 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | Mei 12, 2026 WIB Last Updated 2026-05-12T14:46:49Z
Madrasah Unggulan Segera Hadir di Sumedang, MAN IC Target Rampung Akhir 2026. (Sumber: Kemenag)

Sumedang, Info Publikasi - Proses pembangunan gedung Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Sumedang di Desa Sakurjaya, Sumedang, dimulai. Ini ditandai dengan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan oleh Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi'i. Pembangunan madrasah unggulan ini ditargetkan rampung pada akhir 2026.

Kehadiran MAN IC Sumedang diharapkan memperluas akses pendidikan unggulan berbasis integrasi ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keagamaan di Jawa Barat. Menurut Wamenag, pembangunan MAN IC Sumedang menjadi langkah strategis Kementerian Agama dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pendidikan unggulan.

“Alhamdulillah hari ini Kementerian Agama Republik Indonesia menambah lagi satu lembaga pendidikan unggul di Indonesia yakni Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia, MAN IC di Provinsi Jawa Barat Kabupaten Sumedang. Ini adalah MAN IC ke-25 di lingkungan Kementerian Agama dan MAN IC pertama yang berdiri di Provinsi Jawa Barat,” ujar Wamenag di Sumedang, Selasa (12/5/2026).

Padukan Iptek dan Ketakwaan

Menurut Romo Syafi'i, konsep pendidikan MAN IC dirancang untuk memadukan penguatan ilmu keagamaan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ia menilai model pendidikan warisan Mantan Presiden ketiga RI Prof. Dr. Ing. B. J. Habibie ini diharapkan dapat menjawab tantangan zaman yang terus berkembang.

“MAN IC ini yang awalnya dibangun Prof. B.J. Habibie adalah lembaga pendidikan yang memadukan antara pendidikan keagamaan secara spesifik dengan pendidikan yang dikategorikan dengan ilmu pengetahuan menjadi satu sehingga anak-anak belajar ilmu apakah belajar matematika, belajar kimia, belajar fisika, belajar biologi dan sebagainya,” ungkapnya.

Wamenag menegaskan, pemerintah ingin melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi moral dan spiritual yang kuat.

“Kita ingin anak-anak yang akan menjadi alumni dari MAN IC kelar itulah anak-anak yang memiliki keimanan dan ketakwaan yang mumpuni pada saat yang bersamaan memiliki pengetahuan yang memang mampu menjawab tantangan yang semakin berkembang,” tuturnya.

Selain penguatan akademik, MAN IC juga diharapkan menjadi ruang pembentukan karakter kebangsaan dan penguatan moderasi beragama di tengah masyarakat yang majemuk.

“Kita juga berharap anak-anak yang menjadi alumni nanti ke depan akan menjadi tokoh-tokoh yang akan semakin menguatkan toleransi dan moderasi beragama di Indonesia sehingga semakin menguatkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Pak Presiden selalu mengingatkan modal utama dan paling penting dalam membangun bangsa adalah persatuan dan kesatuan,” lanjutnya.

Kehadiran MAN IC Sumedang diharapkan berdampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan di wilayah sekitar. Guru-guru setingkat SLTP / SMP / MTS akan diikutsertakan untuk meng-upgrade skill dan dikenalkan tata cara mengajar yang sesuai standar mutu MAN IC.

“Ke depan guru-guru sekolah lanjutan yang ada di lingkungan MAN IC akan mengikuti pelatihan-pelatihan bagaimana mengupgrade kemampuannya untuk bisa menjadi tenaga pengajar yang lebih mumpuni pada saat yang sama mereka juga akan mengupgrade sumber mata airnya sumber mata airnya itu kan SLTP itu ada MTS ada SMP,” ujarnya.

Rencana Operasionalisasi MAN IC Sumedang

Wamenag juga menegaskan bahwa proses penerimaan peserta didik MAN IC dilakukan secara nasional dan berbasis kompetensi. 

“Recruitment MAN IC ini se-Indonesia benar-benar basisnya adalah kualifikasi tidak ada melalui unsur kedekatan (personal),” tegasnya.

Ia menjelaskan, pada tahap awal operasional, siswa angkatan pertama akan mengikuti proses pembelajaran sementara di Balai Diklat Bandung dan Asrama Haji Bekasi sebelum seluruh pembangunan kampus MAN IC Sumedang selesai.

“Mula-mula angkatan pertama itu kita tempatkan di lembaga Balai Diklat Bandung untuk satu kelas, untuk satu rombel. Tapi kemudian tahun kedua kita pindahkan ke Asrama Haji yang ada di Bekasi. Baru semuanya selesai, SBSN-nya pun oke, baru mulai dibangun. Maka insyaallah tahun ketiga anak-anak itu nanti sudah belajar di sini,” jelasnya.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meyakini MAN IC Sumedang akan melahirkan generasi masa depan yang memiliki kapasitas kepemimpinan dan karakter kebangsaan yang kuat.

“Saya yakin akan lahir pemimpin masa depan yang terus membumi nilai kebangsaan dan nilai keagamaan. Itulah harapan kami lahir dari tempat yang namanya Ujungjaya ini dan MAN IC solusinya,” kata Dony.***
×
Berita Terbaru Update