Kemenimipas Optimalkan Makkah Route untuk Wujudkan Perjalanan Haji yang Nyaman. (Sumber: Kemenimipas)
Tangerang, Info Publikasi - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melalui Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta terus memperkuat implementasi layanan Makkah Route guna mempercepat proses keimigrasian jemaah haji Indonesia. Melalui layanan ini, pemeriksaan keimigrasian Arab Saudi dilakukan langsung di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebelum keberangkatan, sehingga jemaah tidak lagi menghadapi antrean panjang setibanya di Tanah Suci.
Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika Perdhana, menjelaskan bahwa layanan Makkah Route merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan pelayanan yang lebih efektif dan humanis bagi jemaah haji Indonesia.
“Saat ini kita ada di fasilitas Makkah Route, yang mana dari tadi proses keberangkatan di embarkasi untuk jemaah haji telah dilakukan clearance keimigrasian. Sehingga yang seharusnya clearance keimigrasian dari Arab Saudi dilakukan di negara Arab Saudi, saat ini dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Kakanim Galih, Minggu (17/05).
Ia menambahkan, layanan tersebut diharapkan mampu menciptakan efisiensi proses keberangkatan sekaligus meningkatkan kenyamanan jemaah selama perjalanan ibadah haji. Menurutnya, jemaah tidak lagi disibukkan dengan proses pemeriksaan imigrasi yang panjang setelah menempuh perjalanan udara berjam-jam.
“Nah, mungkin tadi sempat tersampaikan bahwa dengan dipadatkannya proses mulai dari clearance keimigrasian di embarkasi, kemudian sampai dengan eh Makkah Route ini ada di sini”, imbuh Kakanim Galih.
Pada musim haji tahun 2026, Bandara Soekarno-Hatta ditargetkan melayani sekitar 35.285 jemaah haji melalui fasilitas Makkah Route. Hingga hari Minggu, sekitar 30 ribu jemaah telah menjalani proses clearance keimigrasian melalui layanan tersebut. Untuk mendukung kelancaran operasional, tersedia 10 konter Makkah Route di Bandara Soekarno-Hatta dengan dukungan 43 petugas dari Arab Saudi serta 40 petugas khusus dari Imigrasi Soekarno-Hatta yang disiagakan untuk mendampingi proses pelayanan haji.
Layanan Makkah Route saat ini telah diterapkan di empat bandara keberangkatan haji di Indonesia, yakni Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Adi Soemarmo Solo, Bandara Juanda Surabaya, dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Kehadiran layanan ini menjadi bagian dari kolaborasi Indonesia dan Arab Saudi dalam meningkatkan kualitas pelayanan ibadah haji, khususnya dalam aspek keimigrasian.
Selain mempercepat proses kedatangan di Arab Saudi, layanan ini juga memberikan manfaat nyata bagi jemaah karena mereka dapat langsung menuju hotel dan fokus menjalankan ibadah tanpa harus kembali menjalani antrean pemeriksaan imigrasi di bandara tujuan. Kemenimipas menilai inovasi ini menjadi langkah strategis untuk menciptakan perjalanan haji yang lebih aman, nyaman, dan efisien bagi masyarakat Indonesia.
Di masa mendatang, Kemenimipas bersama para pemangku kepentingan terkait akan terus melakukan penguatan layanan dan evaluasi penyelenggaraan Makkah Route agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh seluruh jemaah haji Indonesia.***
