Notification

×

Iklan

Iklan

Di Balik Lepas Landas Pesawat, Aviation Fuel Terminal Pertamina Pastikan Pasokan dan Kualitas Avtur

Kamis, 26 Februari 2026 | Februari 26, 2026 WIB Last Updated 2026-02-26T16:39:27Z
Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita bersama VP Aviasi Fuel Business Pertamina Patra Niaga Yosep Iswadi, VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron dan Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun saat kegiatan kunjungan Pemimpin Redaksi Media Nasional ke Aviation Fuel Terminal, Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. (Sumber: Pertamina)

Jakarta, Info Publikasi - PT Pertamina (Persero) berkomitmen menjaga keamanan pasokan dan kualitas bahan bakar penerbangan, atau Avtur, melalui kesiapan operasional Aviation Fuel Terminal (AFT). Salah satunya AFT Halim Perdanakusuma Jakarta, rutin melakukan uji sampling produk sehingga Avturnya dipercaya oleh beragam konsumen yakni TNI Angkatan Udara, pesawat komersial hingga pesawat charter.

Pada acara Kunjungan Pimpinan Redaksi Media Massa ke AFT Halim, Jakarta, Rabu (25/2/2026), Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita menyampaikan, kegiatan kunjungan media menjadi bagian dari keterbukaan informasi Pertamina untuk menjelaskan upaya Pertamina menjaga pasokan energi. Khususnya, menjelang momen libur Idulfitri, terutama guna kebutuhan sektor aviasi.

“Untuk keamanan pasokan pada momen Ramadan dan Idulfitri, kami memastikan kondisi stok Avtur dalam posisi aman. Bahkan sebelum periode Satgas Ramadan dan Idulfitri, Pertamina mulai melakukan build-up stok, atau meningkatkan ketersediaan pasokan, sehingga seluruh kebutuhan diharapkan terpenuhi dengan baik,” ujar Arya.

Arya menjelaskan, Pertamina memastikan kualitas Avtur tetap terjaga melalui proses pengawasan berlapis. Seluruh tahapan pemeriksaan dilakukan secara ketat dan sesuai standar yang berlaku.

“Pemeriksaan dilakukan sejak dari kilang pengolahan Pertamina, kemudian penerimaan di Aviation Fuel Terminal, selama masa penyimpanan, hingga sebelum pengisian ke pesawat udara. Seluruh tahapan itu dilaksanakan sesuai standar internasional untuk memastikan kualitas Avtur tetap prima,” tambahnya.

Aviation Fuel Terminal Manager Irine Yuliana menjelaskan, tahapan Quality Control pertama yakni Visual Appearance Check, yakni pemeriksaan Avtur dari partikel padat dan air tersuspensi secara visual (clear & Bright Test). Di samping itu, Visual Appearance Check dengan pengujian visual menggunakan Chemical Water Detector (CWD) untuk mendeteksi jika terdapat kandungan air dalam Avtur.

Selanjutnya, Control Check atau Visual Appearance Check berupa pemeriksaan density untuk mendeteksi adanya kontaminasi fraksi lain, serta Membrane Test untuk mendeteksi kontaminan padat pada produk. Pada tahap ini, pengujian akan mendalami ada tidaknya kontaminasi benda lain dalam avtur.

Terakhir yaitu tahap Conductivity Unit, untuk meninjau apakah bahan bakar mudah menghantarkan listrik.

"Pertamina selalu melaksanakan quality control dengan ketat untuk menjaga kualitas produk yang akan digunakan oleh konsumen," jelasnya.

Sementara itu, VP Aviation Fuel Business PT Pertamina Patra Niaga, Yosep Iswadi, menjelaskan bahwa AFT Halim merupakan salah satu dari 75 Aviation Fuel Terminal yang dikelola Pertamina secara nasional.

“Halim merupakan AFT terbesar kedua di Jawa Bagian Barat dan terbesar keenam secara nasional. Selain melayani penerbangan komersial, di Halim kami juga melayani kebutuhan khusus seperti TNI Angkatan Udara dan VVIP, dengan porsi layanan khusus lebih dari 30 persen,” jelas Yosep.

AFT Halim Perdanakusuma menjadi titik suplai bagi maskapai di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Fasilitas Pertamina ini memiliki empat tangki penyimpanan avtur berkapasitas maksimal hingga 8 ribu kilo liter (KL) dan tujuh mobil refueler untuk memenuhi kebutuhan maskapai penerbangan.***
×
Berita Terbaru Update