Komandan Brigif 2 Marinir Hadiri Penyambutan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Papua. (Sumber: Puspen TNI)
Surabaya, Info Publikasi - Komandan Brigif 2 Marinir, Kolonel Marinir Aang Andy Warta, M.Tr.Opsla., menghadiri upacara penyambutan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Papua di Dermaga Madura Koarmada II, Ujung, Surabaya, Senin (05/01/2026).
Penyambutan pasukan Satgas dipimpin Wakil Komandan Pasmar 2 Brigjen TNI (Mar) Arinto Beny Sarana, S.E., M.M., sebagai Inspektur upacara. Secara umum Satgas ini dinyatakan berhasil mengemban tugas oleh negara dalam melaksanakan misi menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI di wilayah perbatasan, demi menjaga stabilitas keamanan dan kesejahteraan masyarakat pegunungan khususnya wilayah Yahukimo.
Keberhasilan yang diperoleh antara lain evakuasi korban guru dan tenaga kesehatan di Distrik Anggruk Yahukimo, operasi pengejaran kali Brazza, operasi jalan gunung, operasi perebutan titik kuat Delta dan pengembalian beberapa anggota OPM ke pangkuan NKRI.
Wakil Komandan Pasmar 2 mengucapkan, "Selamat datang kembali di satuan induk Pasmar 2, kita semua merasa bahagia dan bangga menyambut kalian disini. Ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas hasil pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada prajurit Batalyon Infanteri 1 Mar dan seluruh yang tergabung, kalian dituntut untuk dapat melaksanakan dengan baik, karena tugas ini adalah tugas yang luhur dan mulia mengorbankan jiwa raga," ungkapnya.
Disampaikan juga, keberhasilan dalam melaksanakan misi penugasan tentu akan mengangkat derajat dan martabat Korps Marinir sebagai bagian dari TNI Angkatan Laut, salah satu garda terdepan penjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Tingkatkan pengetahuan dan keterampilan, jadikan setiap pengalaman untuk menempa dan meningkatkan kualitas diri agar lebih sukses di masa yang akan datang ketika melaksanakan penugasan, konsolidasi dengan sebaik-baiknya, selesaikan tugas kegiatan administrasi serta inventarisasi, sosialisasikan pengetahuan dan pengalaman yang baik dan bermanfaat kepada rekan maupun kesatuan sebagai bagian dari pembinaan satuan," pungkas Irup.***
