Notification

×

Iklan

Iklan

Dampak IFP di Pasuruan, Guru Makin Inovatif Mengajar dan Siswa Semangat Belajar

Senin, 12 Januari 2026 | Januari 12, 2026 WIB Last Updated 2026-01-12T15:50:04Z
Dampak IFP di Pasuruan, Guru Makin Inovatif Mengajar dan Siswa Semangat Belajar. (Sumber: Kemendikdasmen)

Jawa Timur, Info Publikasi - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mendorong percepatan transformasi pendidikan nasional melalui Program Digitalisasi Pembelajaran. Komitmen tersebut ditandai dengan penyaluran bantuan Interactive Flat Panel (IFP)/Papan Interaktif Digital (PID) kepada SMK Muhammadiyah 1 Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Minggu, (11/1).

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, menyampaikan bahwa melalui PID, Kemendikdasmen terus merealisasikan program prioritas Presiden Republik Indonesia dalam mempercepat pemerataan dan peningkatan kualitas sarana pendidikan di seluruh Indonesia. Menurutnya, upaya ini merupakan bagian dari komitmen untuk mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua melalui penguatan akses, keberlanjutan, dan pemerataan layanan pendidikan bagi seluruh satuan pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMK Muhammadiyah 1 Pandaan, Wiwit Dwi Purnomo, menyampaikan bahwa bantuan PID memberikan dampak nyata terhadap kualitas pembelajaran di sekolahnya.

“Kami bersyukur mendapatkan bantuan Program Digitalisasi Pembelajaran berupa Papan Interaktif Digital . Proses pengajuannya sangat mudah dan pendampingan teknis dilakukan dengan baik. Sejak digunakan, PID membuat siswa lebih antusias dan membantu mereka memahami materi, sementara guru semakin terdorong untuk berinovasi menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif,” jelas Wiwit.

Ia menambahkan, mayoritas guru yang didominasi generasi milenial dan Gen Z relatif cepat beradaptasi dengan teknologi sehingga mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran yang lebih dinamis dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Hal ini sebagaimana diungkapkan Guru Kejuruan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Muhammadiyah 1 Pandaan, Yusron bahwa pemanfaatan PID berdampak signifikan pada pembelajaran koding dan kecerdasan buatan (artificial intelligence).

“Dengan adanya PID, siswa menjadi lebih tertarik belajar. Dalam pembelajaran coding , mereka bisa mengerjakan tugas, menampilkan hasilnya di layar, lalu didiskusikan bersama. Ini membuat proses belajar lebih aktif dan aplikatif,” ujarnya.

Kemendikdasmen Apresiasi Partisipasi Pemda Dukung Pembangunan SDM di Indonesia

Kemendikdasmen menempatkan para pemangku kepentingan sebagai mitra strategis pemerintah dalam agenda transformasi pendidikan nasional yang berorientasi pada mutu, pemerataan, dan penguatan karakter. 

“Negara tidak bisa bekerja sendiri. Pendidikan membutuhkan partisipasi semesta. Pendidikan harus dijalankan secara berkelanjutan, inklusif, dan berakar pada nilai kebangsaan. Inilah modal penting kita menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Wamen Fajar.

Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra, menyampaikan "apresiasi atas kontribusi para pemangku kepentingan di Pasuruan dalam pembangunan daerah, di bidang pendidikan dan sosial. Ia mengapresiasi upaya bersama semua pihak yang telah membantu menghadirkan layanan pendidikan dan sosial yang berkualitas hingga ke tingkat akar rumput,” ungkap Albarra.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, akan terus memperkuat kolaborasi dengan mitra strategis dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkeadilan dan berkelanjutan.***
×
Berita Terbaru Update